Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga Ngapak Ini Makin Komitmen Dukung Jokowi-Amin

0
Suparman, Warga Ngapak yang tinggal di Kota Palangka Raya, saat pertemuan sesama warga Ngapak, Sabtu

Danum.id, Palangka Raya – Salah satu program primadona Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) nampaknya sukses mengambil hati masyarakat.

Terbukti, salah satu warga Ngapak yang saat ini berdomisili di Palangka Raya, Suparman, mengaku akan terus berkomitmen mendukung pemerintahan Jokowi karena telah mendapat program tersebut.

“Dulu, rumah saya yang di Jawa kalau turun hujan ya kerap terendam, setelah mendapat program BPSP, rumah yang ditinggali keluarga saya sudah sangat layak untuk dihuni,” tuturnya saat pertemuan sesama Warga Ngapak Pecinta Jokowi, Sabtu (19/1/2019).

Ia memaklumi program itu belum dapat dinikmati secara merata. Walau begitu, dia berharap masyarakat bersabar mengingat program unggulan Jokowi ini tidak bisa sekaligus hanya dalam waktu lima tahun saja.

Komunitas Warga Ngapak Pencinta Jokowi di Palangka Raya

Namun yang pasti, program itu telah berjalan dan terus akan menyasar kepada kelompok-kelompok lain di wilayah selanjutnya untuk berkesempatan yang sama. Keterbatasan sumber daya termasuk dana tentu menjadi kendala jika dilakukan serentak.

Ia justru mengingatkan, sejumlah kebijakan saat ini yang tidak semua dianggap ‘menyenangkan” semua pihak, lantaran Jokowi dalam proses pembenahan alias ‘bersih-bersih’ yang tentu saja bersakit-sakit dahulu namun diharapkan hasilnya terasa beberapa waktu ke depan.

“Ibarat orang sakit, ya kalau mau sembuh maka harus minum obat atau jamu walau pahit rasanya. Efeknya pasti tidak bisa langsung sembuh seketika. Kalau tidak mau sembuh, ya jangan minum obat. Nah maka dari itu kita sebagai warga negara yang baik harus bersabar dan mendukung apa yang saat ini sedang pemerintah lakukan,” lanjutnya.

Pekerja bangunan yang kemudian banting setir menjadi pelaku usaha Fredchiken ini berharap Jokowi bersama KH Ma’ruf Amin akan kembali terpilih dan melanjutkan pemerataan infrastruktur di Indonesia. “Ini agar program dan kebijakannya berkelanjutan,” tutupnya. (Rmt/red)