Kunjungi ITSNU Kalimantan, LLDIKTI Wilayah XI Kemendikbudristek Ingatkan Lima Dosa Perguruan Tinggi

0

Danum.id, Palangka Raya – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengingatkan lima dosa perguruan tinggi yang bila tidak diantisipasi dengan baik, bisa menjadi preseden buruk intitusi pendidikan tinggi.

Peringatan  sekaligus imbauan itu disampaikan saat jajaran LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan di Banjarmasin, mengunjungi kampus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Kalimantan di Palangka Raya, Kamis (20/6/2024) siang.

Kunjungan tersebut dalam rangka Monitoring dan  Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi, yang menjadi cakupan area kerja LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan.

“Ada lima dosa yang harus diselesaikan perguruan tinggi, dan karena itu harus dipenuhi kewajiban membentuk satuan tugas penanganannya supaya dosa itu tidak terjadi di kampus. Lima Dosa itu adalah Kekerasan seksual, Intoleransi, Bullying atau perundungan, Narkoba, dan Korupsi,” terang Hastin Rubiati, salah satu tim LLDIKTI tersebut mengingatkan.

Sehingga, lanjut dia, kampus harus membentuk satuan tugas agar tidak terjadi lima dosa itu, sebagai langkah preventif. Caranya yautu membentuk Satgas Anti Perundungan, Anti Intoleransi, Anti Narkoba, Anti Korupsi, dan Anti Kekerasan Seksual di Wilayah Kampus.

“Dimana lima Dosa ini sangat penting diterapkan di kampus, karena merupakan hal-hal mendasar yang sering terjadi dalam dunia pendidikan,” tambah Hastin.

Dapat Apresiasi 
Eka Ardiani, anggota tim lainnya, mengatakan kedatangan pihaknya ini sebagai salah satu strategi percepatan Satgas PPKS di PTS LLDIKTI Wilayah XI di Provinsi Kalimantan Tengah, d<span;>engan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Satgas  sesuai regulasi yang berlaku dengan lebih optimal

Sebab sejak diluncurkan hingga saat ini, implementasi terhadap Permendibudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKS di Lingkungan Perguruan Tinggi, pembentukan Satgas PPKS di lingkungan perguruan tinggi swasta masih menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan.

“Kami sangat apresiasi percepatan pembentukan Satgas PPKS di ITSNU Kalimantan ini, begitu kita imbau, langsung follow up cepat membentuk Satgas. Semoga ke depannya berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III ITSNU Kalimantan M. Mukhlas Roziqin, mewakili Rektor, mengucapkan terimakasih atas visitasi yang dilakukan Tim LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, dalam rangka evaluasi Satgas PPKS yang sudah terbentuk, dengan harapan banyak masukan dan saran untuk pengembangan.

“Kami ucapkan selamat datang, dan kami tentu mohon tidak hanya sekedar mengunjungi tetapi berikan masukan, sampaikan saran yang membangun. Pada intinya kami Gercep dan komitmen dengan Satgas PPKS ini terlebih dalam sebulan ke depan kami ajukan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi,” terang Roziqin.

Dalam pertemuan evaluasi tersebut, selain Hastin Rubiati, Eka Ardiani, juga hadir
Khairunisa dan Gusti Dicky dari pihak LLDIKTI Wilayah XI. Sedangkan di pihak ITSNU Kalimantan selain Wakil Rektor III, juga hadir para dosen yang menjadi Panitia Seleksi PPKS serta anggota Satgas PPKS yang mencakup tiga mahasiswa. (Rz/red)

(Mrz/red)