LKNU Kalteng Kirim Tenaga Pendamping untuk Eliminasi Malaria Pulau Kalimantan

0
Jajaran pimpinan PWNU Kalteng melepas petugas eliminasi malaria kerjasama WHO dan LKNU Kalteng di Aula BKKBN Kalteng, Minggu

danum.id, Palangka Raya – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PWNU Kalimantan Tengah (Kalteng) berkesempatan mengirim tenaga pendamping dalam rangka tugas eliminasi malaria untuk Pulau Kalimantan.

Sejumlah tenaga pendamping itu dilepas oleh pimpinan PWNU Kalteng di Aula BKKBN Kalteng Jl. Tjilik Riwut Km 3 Palangka Raya, Minggu (12/9/2021) siang. Hadir dalam kesempatan pelepasan petugas itu Rais Syuriyah KH Chairuddin Halim, Katib Syuriyah KH Wahid Aha, Ketua Tanfidziyah HM. Wahyudi F Dirun, Wakil Ketua Tanfidziyah M. Roziqin, dan Ketua LKNU Kalteng dr. M. Fitriyanto Leksono.

“Petugas ini akan diterjunkan untuk dua provinsi saja di Pulau Kalimantan, yaitu Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Sebelumnya, para petugas itu dilatih, bertempat di BKKBN Kalteng,” terang Ketua LKNU Kalteng dr. M. Fitriyanto Leksono saat sambutan acara pelepasan.

Fitriyanto menjelaskan, ada 27 sasaran kabupaten/kota di Kalimantan karena merupakan daerah endemis rendah.  Pulau Kalimantan ditargetkan mencapai eliminasi malaria di Tahun 2027. Untuk eliminasi malaria di Indonesia ditargetkan tercapai pada 2030.

Terkait hal itu Kementerian Kesehatan didukung oleh WHO Indonesia, menyediakan lembaga pendamping di Kalimantan Barat (Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Ketapang) dan Kalimantan Timur (Kabupaten Penajam Paser Utara, Paser, dan Kutai Barat) untuk mengakselerasi capaian eliminasi malaria di regional tersebut.

Sebelum pelepasan petugas, untaian doa dilantunkan Rais Syuriyah PWNU Kalteng agar selama bertugas diberi perlindungan dan kelancaran.

Sementara Ketua Tanfidziyah PWNU Kalteng, HM Wahyudi F Dirun menyampaikan apresiasi atas kiprah LKNU Kalteng untuk melakukan kerjasama dengan lembaga luar, salah satunya dalam hal penanganan malaria, yang tentunya hal ini menjadi sumbangsih NU dalam peran menjaga kesehatan warga.

“Tentu kami salut dengan partnership ini, NU bisa berperan serta dan aktif bidang kesehatan. Kami dalam waktu dekat juga mendirikan RSNU di Palangka Raya, juga bagian dari upaya itu (bidang Kesehatan). kami berpesan kepada petugas lapangan, hargai adat istiadat setempat saat tiba disana, hati-hati, dan selamat bertugas. Kami turut bangga,” ucap wahyudi. (red)