Dari Sinarmas Petugas KPK Angkut Lima Tas

0
Gedung 'Merah Putih' KPK RI di Jakarta. Dua lagi Anggota DPRD Kalteng diperiksa di gedung ini

Danum.id, Sampit – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita lima tas dari kantor Sinarmas Grup di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng). Lima tas dibawa petugas KPK usai menggeledah kantor perusahaan sawit itu.

Tas ukuran besar itu diduga berisi berkas penting terkait dugaan korupsi yang menjerat bos perusahaan tersebut dengan sejumlah anggota DPRD Kalteng. Penggeledahan berlangsung sekira tujuh jam.

Selama penggeledahan, polisi dan petugas keamanan menjaga ketat kantor tanpa pelang nama itu. Pagar kantor ditutup dan wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar dari luar pagar.

Rombongan penyidik KPK datang didampingi personel Polda Kalteng. Mereka tiba di kantor PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) yang merupakan Sinarmas Grup di Jalan HM Arsyad Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (30/10/2018).

Pantauan di lapangan, petugas menggunakan tujuh unit mobil dan dikawal polisi bersenjata lengkap. Informasi terhimpun,  tim memeriksa berkas fisik maupun dalam bentuk file-file yang tersimpan di perangkat komputer yang ada di kantor.

Berkas-berkas itulah yang kemudian disita dan diangkut ke Jakarta untuk kepentingan penyidikan. Sekitar pukul 19.15 WIB, rombongan penyidik KPK keluar dari kantor Sinarmas Group. Mereka membawa barang bukti dengan pengawalan polisi bersenjata.

Barang bukti dibawa menggunakan lima tas, terdiri dua koper berukuran sedang, satu tas jinjing dan dua ransel. Tanpa berkomentar terkait penggeledahan, penyidik KPK yang berjumlah sekitar sepuluh orang itu langsung masuk mobil dan meninggalkan kantor.

“Terima kasih rekan-rekan wartawan,” ucap salah satu pria yang diperkirakan merupakan koordinator rombongan penyidik sambil menuju mobil.

Penggeledahan ini merupakan kegiatan lanjutan tim penyidik KPK di Kalteng. Seperti pada Senin (29/10), penggeledahan dilakukan penyidik KPK di Palangka Raya antara lain di kantor Dinas Kehutanan Kalteng, PTSP, dan gedung DPRD.  (ant/red)