Seni Teater Kalteng Harus Terus Dilestarikan

0
Musikalisasi Puisi saat dipentaskan dalam Temu Teater di Aula UMP, Jumat malam

Danum.id, Palangka Raya – Sejumlah kegiatan seni pentas, terutama seni teater, dilangsungkan selama empat hari di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyita antusias pegiat seni di Kota Cantik ini.

Ketua Pelaksana, Agung Catur Prabowo mengatakan seni teater sesuatu yang penting dan harus dilestarikan. Pementasan karya seni  yang digagasnya, diharapkan mampu mengakomodir bibit-bibit seniman dan budayawan yang andal namun kadang kala sering kurang terfasilitasi.

“Agar komunitas sastra dan teater di Kalimantan saling berkarya. Kedepannya, ya supaya teater bisa lebih berkembang,” kata Catur kepada danum.id, saat pementasan di Aula Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Jumat (2/11/2018) malam.

Kegiatan yang sasarannya mempertemukan pegiat seni dari Kalimantan ini diselenggarakan Lembaga seni budaya dan olahraga (LSBO) PW Muhammadiyah Kalteng bekerja sama dengan Komunitas  Teater Palangka Raya (KTP).

Kegiatan temu teater se-Kalteng dan Festival Teater se-Kota Palangka Raya berlangsung empat hari, dibuka pada Kamis (1/4/2018) lalu oleh Ketua PWM Kalteng Yamin Mukhtar, hingga berakhir pada Minggu (4/11/2018) mendatang.

“Yang hadir dalam acara besarnya yaitu temu teaternya ada dua Provinsi yang datang, yaitu Kalsel dan Kalteng. Sedangkan yang festival teaternya sih se-Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Catur saat menyerahkan buah karyanya, puisi dalam satu album, kepada perwakilan sanggar

Catur menjelaskan, ada beberapa kegiatan penampilan dan lomba-lomba antara lain lomba monolog, lomba teater, pentas panggung terbuka, baca puisi, pentas teater, lomba pantonim,  launching musikalisasi puisi, whorksop teter, hingga sarasehan/bincang teater.

“Secara keseluruhan, tujuannya adalah untuk mengagendakan pertemuan komunitas sastra, yang tidak terakomodir. Sebab ada kegiatan tahunan digagas oleh Taman Budaya, yang juga menggelar kegiatan tiap tahun, tetapi kan terbatas. Nah, itu yang kami kembangkan lagi,” beber dia.

Catur dan anggota komunitasnya di ‘Sanggar Terapung’, pada malam ini menampilkan karya-karya hasil tangannya, sekaligus launching delapan judul yang dikemas dalam satu album musikalisasi puisi. (red)