Ratusan Massa Suku Dayak Demo Tuntut Keadilan Gubernur Sugianto Sabran

0
ratusan massa demo Gubernur depan Istana Isen Mulang, tuntut batalkan evaluasi Tenaga Kontrak

Danum.id, Palangka Raya – Ratusan massa dari suku Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) melalukan aksi demo menuntuntut keadilan dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Senin (8/10/2018).

Mereka berkumpul di Bundaran Besar Palangka Raya, depan Istana Isen Mulang (IIM), rumah jabatan gubernur. Pendemo mempertanyakan beberapa kebijakan Sugianto Sabran, antara lain keputusan  memberhentikan sebanyak 206 tenaga kontrak (tekon) sejak beberapa waktu lalu.

“Kami berduyun datang kesini untuk meminta keadilan terkait kebijakan yang dikeluarkan Gubernur, yang mana dengan seenaknya memberhentikan tekon dengan seenaknya tanpa alasan yang jelas menurut kami,” ujar Unyi Idemen, salah satu warga peserta aksi.

Padahal, sambung Unyi, kebanyakan mereka (tekon) yang diberhentikan merupakan orang Dayak sendiri. “Lalu di mana janji seorang Gubernur yang memperjuangkan suku Dayak saat kampanye janji politiknya dulu,” tanyanya.

ratusan massa depan Istana Isen Mulang, Senin. Mereka ancam demo satu pekan jika tidak ditemui

Ia pun mengaku,  kegiatan mengumpulkan massa dalam aksi demo tersebut tidak bermaksud menjual nama suku Dayak. Hanya saja dia, banyak warga dayak sangat sakit hati akibat justru banyak suku Dayak Kalteng yang dikecewakan oleh gubernur.

“Saya bukan menjual nama suku Dayak, tetapi saya asli Dayak dari Katingan. Kami hanya meminta keadilan dari orang yang menjadi pemimpin Kalteng yang berasal dari Dayak juga,” tambahnya.

Para pendemo mengancam, jika tidak Gubernur Sugianto sendiri yang menemui massa yang sedang menyampaikan aspirasi ini, mereka tidak akan berhenti hingga satu pekan ke depan. (kor1/red)