Polres Kotim Ringkus 13 Pengedar Narkoba

0

Danum.id, Sampit Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah telah berhasil meringkus 13 pengedar narkoba.

Selain meringkus pengedar narkoba, barang bukti yang telah diamankan petugas selama Januari 2020, seberat 41,42 gram sabu-sabu.

“Sejak awal tahun sampai saat ini Polres Kotawaringin Timur (Kotim), dan Polsek jajaran telah menangani 13 perkara narkoba. Jadi rata-rata satu tersangka dalam sehari. Satu tersangka merupakan anak di bawah umur,” kata Kapolres AKBP Mohammad Rommel di Sampit, Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, sebanyak 13 perkara yang ditangani tersebut terdiri 10 kasus ditangani Polres Kotim, satu kasus ditangani Polsek Baamang dan dua kasus ditangani Polsek Ketapang. Barang bukti narkoba tersebut semuanya jenis sabu-sabu.

Rommel mengakui peredaran narkoba diduga masih marak terjadi di wilayah hukum setempat. Untuk itu perlu kebersamaan dalam memberantas masalah yang bisa mengancam masa depan generasi muda dan estafet kepemimpinan daerah ini.

“Menyikapi kondisi ini, masyarakat diminta peduli membantu polisi dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Informasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaku peredaran gelap narkoba bisa segera ditangkap,” katanya.

Di tempat terpisah, Bupati Kotim Supian Hadi mengapresiasi Polres Kotim dan jajarannya yang terus gencar dan bekerja keras memberantas narkoba. Angka kasus narkoba di Kotim menjadi yang tertinggi, di Kalimantan Tengah justru menunjukkan bahwa Polres bekerja keras memberantas narkoba dengan tanpa henti mengungkap kasus dan menangkap jaringan peredaran narkoba.

“Kita harus membantu polisi untuk memberantas narkoba. Kalau kita semua benar-benar peduli dengan melaporkan jika mengetahui kegiatan terkait narkoba, saya rasa pemberantasan narkoba itu bukan hal mustahil dan tidak memerlukan waktu lama,” kata Supian.

Disinggung soal rencana pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Supian mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, bahkan telah menyiapkan lahan untuk kantor BNNK, sayangnya hingga saat ini belum ada jawaban pemerintah terhadap usulan tersebut. (Ant/Fhr/red)