Pemprov Tawarkan Kolaborasi Program ke PKBI Kalteng

0
Pembukaan Musda X PKBI Kalteng di Aula BKKBN, Senin

Danum.id, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menawarkan kolaborasi atas program dan kegiatan pembangunan kepada Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalteng.

Ini karena Pemprov Kalteng menilai masih banyaknya tantangan pembangunan di Provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini, yang juga perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat termasuk PKBI dan mitranya, agar terkoordinasi baik, serta mencerminkan kebersamaan dan menciptakan keharmonisan.

Demikian ditandaskan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pada acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) X 2019 PKBI Kalteng di Aula BKKBN Kalteng, Senin (11/3/2019), diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalteng, Yuas Elka.

Musda PKBI yang dihadiri Pengurus Nasional PKBI, SOPD lingkup Pemprov Kalteng dan Pemkot Palangka Raya, mitra kerja, komunitas dampingan, dan para relawan PKBI se-Kalteng tersebut berakhir Selasa (12/3/2018).

“Respon cepat harus dilakukan Pemprov atas masih banyaknya tantangan pembangunan juga perlu didukung semua pihak. Salah satu kata yan tepat adalah kolaborasi. Untuk membangun Kalteng Berkah, bersinergi dan berkolaborasi program adalah hal mutlak dilakukan agar pembangunan bisa dirasakan seluruh masyarakat Kalteng, dan bisa menjadi contoh bagi provinsi lainnya,” ungkap dia.

Dalam sambutannya, Gubernur menguraikan ada tujuh program strategis dalam rencana percepatan pembangunan Kalteng BERKAH meliputi Optimalisasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Penyusunan dan implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP), Penataan aset dan perusahaan daerah, penyusunan e-goverment dan smart city, serta penanggulangan masalah kemiskinan, kedaulatan pangan, dan kedaulatan energi.

Ia lantas mengapresiasi PKBI Kalteng atas dukungannya terhadap berbagai upaya yang dilakukan antara lain telah berkontribusi positif kepada kemajuan Kalteng terutama pada upaya-upaya mengatasi permasalahan kesehatan maupun pemberdayaan masyarakat.

“Provinsi Kalteng sudah berusia 61 tahun terhitung sejak diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 1957. Usia ini,  ternyata sama dengan usia PKBI yang juga berusia 61 tahun. Semoga ini pertanda bahwa PKBI tetap selalu bersama-sama dengan Pemprov Kalteng untuk mewujudkan pembangunan yang terbaik untuk Provinsi ini,” tutupnya.

Ketua Pengurus Daerah PKBI Kalteng, Jairi mengatakan, Musda X yang mengambil tema “Kolaborasi Inklusif Membangun Kalteng BERKAH” ini dirangkai dengan Diskusi Publik Stakeholder Membangun Gerakan Inklusi Sosial PKBI Kalteng.

Ia mengajak seluruh kepengurusan cabang, insan dan relawan PKBI yang tersebar di enam kabupaten/kota lebih giat berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota maupun elemen masyarakat di wilayah kerja masing-masing. (red)