Pemkab Bisa Tekan Perusahaan Terapkan Plasma Dengan Cara ini 

0

Danum.id, Palangka Raya – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Sudarsono menyebut pemerintah daerah dapat menekan dan memaksa perusahaan perkebunan kelapa sawit supaya menerapkan plasma 20 persen dari luas areal.

Salah satunya dengan adanya kebutuhan terhadap pengakuan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Syarat untuk mendapatkan pengakuan terhadap RSPO atau standar global untuk produksi minyak sawit berkelanjutan wajib memenuhi berbagai persyaratan.

“Salah satu yang wajib dipenuhi perusahaan agar diakui RSPO itu ya penerapan plasma. Sekarang tinggal pemerintah daerah memanfaatkan RSPO itu untuk menekan perusahaan,” ujarnya, Selasa (15/10/2019).

Meski begitu ia mengaku regulasi atau aturan penerapan plasma masih menimbulkan persoalan bagi sebagian perusahaan. Sebab, aturan tersebut baru terbit di tahun 2007, sementara sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit ada yang sudah mendapatkan izin sebelum tahun tersebut.

Dia mengatakan perusahaan yang telah mendapat izin sebelum tahun 2007, sudah tidak memiliki lahan sebanyak 20 persen untuk menerapkan plasma. Ditambah lagi, tidak ada ketegasan yang jelas di mana sebenarnya lokasi penerapan plasma tersebut.

“Di dalam areal milik perusahaan tersebut  atau di luar. Pernyatan tegas tidak ada. Ini juga yang membuat penerapan plasma 20 persen kepada masyarakat sekitar areal menjadi kurang jelas,” ungkapnya.

Menurut politisi Golkar itu, semua perusahaan perkebunan kelapa sawit pada dasarnya siap melaksanakan plasma. Hanya, aturan harus lebih dipertegas lagi terkait keberadaan plasma tersebut, dan pemerintah daerah perlu melakukan berbagai upaya dalam mempermudah perusahaan menerapkannya.

Pihaknya di komisi II DPRD Kalteng berencana memperjelas aturan tersebut bersama-sama dengan pemerintah provinsi. Sebab, dengan adanya kejelasan, perusahaan sudah tidak punya alasan lagi untuk menunda pelaksanaan plasma.

“Saya memang punya perhatian khusus terhadap plasma. Melalui plasma itulah keberadaan perusahaan akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” imbuhnya. (Ant/Rmt)