Paripurna ke-11, DPRD Kalteng Tanggapi APBD Perubahan Usulan Pemprov

0
Sidang Paripurna di gedung DPRD Kalteng lantai 3

Danum.id, Palangka Raya –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2019, Rabu (14/8/2019). Ketua DPRD Kalteng, Reinhard Atu Narang memimpin langsung sidang paripurna.

Paripurna pagi ini mengagendakan pemandangan umum Fraksi–Fraksi atas Rancangan APBD Perubahan 2019. Sebanyak tujuh fraksi pendukung DPRD, masing-masing akan menyampaikan pandangannya terhadap rancangan usulan eksekutif.

Tadi malam, Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng jalan S Parman ini juga dilangsungkan rapat paripurna ke-10, dengan agenda pembacaan pendapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalteng atas usulan APBD Perubahan 2019.

Salah satu pemandangan umum fraksi menyebut, agar saat pengajuan dan pembahasan APBD Perubahan, berbeda dengan ketika mengajukan rancangan APBD murni.

Seperti disampaikan Fraksi Gerindra saat membacakan emandangan umumnya. Fraksi  ini meminta agar dasar penetapan saat pembahasan atau pengajuan APBD Perubahan bukan lagi menggunakan asumsi pendapatan atau belanja, tetapi sudah mengarah pada data anggaran rill.

“Bukan lagi estimasi, tetapi sudah riil. Terutama tentang angka pendapatan. Sehingga tidak berasumsi, tetapi sudah mendekati pasti, saat dilakukan pembahasan di DPRD,” ungkap Mariyani, juru bicara Fraksi Gerinda.

Ia menyampaikan, pada saat APBD Murni 2019, anggaran pendapatan daerah mencapai Rp 5,14 triliun, yang pada akhirnya mengalami penurunan menjadi Rp 4,92 triliun atau turun 4,29 persen.

Kemudian anggaran belanja dipatok sebesar Rp 5,5 triliun yang saat ini mengalami penurunan Rp 163 miliar atau turun 3 persen. “Sehingga dilaporkan defisit Rp 669 miliar untuk APBD-P 2019 ini,” tuturnya. (Mrz/red)