Rendahnya Harga Sawit, Karet, dan Rotan Dikeluhkan Petani

0

Danum.id, Palangka Raya – Masih murahnya harga sawit dan karet dikeluhkan para petani perkebunan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan. Hal itu dikemukakan oleh Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Heriansyah.

Keluhan tersebut didengarnya langsung dari para petani ketika dirinya melakukan reses perseorangan di kedua wilayah tersebut belum lama ini.

“Jadi sekarang ini kondisi ekonomi masyarakat, khususnya petani kelapa sawit, getah karet dan rotan mengalami penurunan. Apalagi harga-harga sejumlah bahan pokok juga turut naik sehingga memberatkan masyarakat,” ungkapnya, Selasa (9/4/2019).

Selain menerima keluhan tersebut, pria yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kalteng itu, juga mengaku melihat perkembangan proyek multiyears pemerintah provinsi di sekitar Kecamatan Antang Kalang yang menghabiskan anggaran Rp 72,3 miliar.

Ia mendorong agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng perlu meminta perusahaan yang mengerjakan proyek infrastruktur tersebut, segera melakukan pengaspalan dari Simpang PT BUM hingga ke kota Antang Kalang.

“Panjang jalan yang perlu diaspal segera itu sekitar 6 km. Itu harapan masyarakat juga yang saya terima saat melaksanakan reses perorangan. Pemerintah harus mendengar harapan masyarakat itu,” kata Heriansyah.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu mengatakan kondisi jalan di Desa Tumbang Manjul arah jalan poros kabupaten Kotawaringin Timur masih rusak parah, bahkan sangat sulit untuk dilalui ketika musim hujan.

Akibat rusaknya jalan tersebut, membuat harga sembako dan bahan bakar minyak (BBM) di Desa Tumbang Manjul menjadi lebih mahal. Dijelaskannya pula, ketiadaan jaringan telekomunikasi menjadikan desa tersebut terkesan terisolasi. (Zdn/Ant).